Skip to content

Day: March 22, 2021

Ketahui Jalur Masuk Perguruan Tinggi di Indonesia

Meski masa penerimaan mahasiswa baru di tahun 2022 masih cukup lama, namun sudah banyak orang yang mencari informasi tentang seleksi masuk PTN yang ada di Indonesia. Jika Anda sedang mencari informasi tersebut, simak artikel ini hingga selesai untuk mendapatkan info lengkapnya.

Jalur Masuk Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia dan Cara Pendaftaran

Sebagaimana yang Kita ketahui, untuk bisa masuk ke perguruan tinggi negeri di Indonesia terbilang cukup sulit karena tingkat persaingan yang ketat. Berikut ini adalah beberapa jalur masuk perguruan tinggi negeri yang ada di Indonesia.

  1. SNMPTN

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau yang disingkat SNMPTN menjadi jalur utama yang digunakan dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri tanpa melalui ujian atau tes. Setidaknya ada sekitar 85 PTN yang menyelenggarakan jalur ini. Jalur ini bisa diikuti oleh Anda yang ingin masuk S1 atau Diploma D4.

Sedangkan untuk penilaian jalur ini dilakukan menggunakan seleksi nilai raport dan prestasi akademik yang lainnya. Setiap PTN wajib menyediakan kuota mahasiswa baru melalui jalur ini minimal sekitar 20 persen dari daya tampung yang ada. Dan jalur ini akan dibiayai 100 persen oleh pemerintah.

  1. SBMPTN

Jalur masuk yang kedua adalah jalur masuk melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN. Perlu diketahui bahwa tes SBMPTN dan UTBK di tahun 2021 ini diselenggarakan bersamaan. Jalur ini juga diikuti oleh sekitar 85 PTN dan 45 Politeknik yang tersebar di seluruh Indonesia.

Adapun indikator penilaian untuk mengikuti jalur ini adalah dengan menggunakan nilai hasil UTBK yang hanya bisa dilihat setelah Anda dinyatakan lolos atau tidak di jalur SBMPTN. Sedangkan untuk kuota penerimaan melalui jalur ini adalah sekitar 40 persen dari daya tampung.

  1. Seleksi Mandiri

Umumnya seleksi mandiri ini dijadwalkan setelah SNMPTN dan SBMPTN selesai. Biasanya setiap perguruan tinggi negeri memiliki kewenangan tersendiri untuk menyelenggarakan seleksi mandiri. Beberapa PTN mengadakan seleksi mandiri sebelum ujian UTBK dan SNMPTN.

Beberapa lagi diantaranya menyelenggarakan setelah seleksi UTBK dan SNMPTN usai sehingga yang tidak lolos seleksi tersebut bisa mengikuti seleksi mandiri. Untuk kuota penerimaan mahasiswa baru pada seleksi mandiri tersedia sekitar 30 persen.

Bagaimana Cara Mendaftar Seleksi Untuk Masuk Perguruan Tinggi dengan Jalur Tersebut?

Untuk bisa mendaftar dan mengikuti seleksi, ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh Anda yang ingin ikut seleksi. Berikut beberapa tahapan penting dalam pendaftaran seleksi tersebut yang bisa kami bagikan untuk Anda.

  • Registrasi akun LTMPT

LTMPT adalah singkatan dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi yang berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Calon mahasiswa yang ingin mengikuti seleksi SNMPTN, UTBK dan SBMPTN harus mendaftar atau membuat akun di laman https://portal.ltmpt.ac.id.

  • Pengisian PDSS

Kemudian tahapan pendaftaran yang kedua adalah untuk mengisi PDSS atau sebuah pusat data yang berisi keterangan tentang rekam jejak kinerja sekolah dan nilai rapor siswa yang eligible untuk melakukan pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi.

Tahapan ini harus dilakukan oleh pihak sekolah, bukan oleh siswa. Sehingga seluruh isi data PDSS menjadi tanggung jawab dari sekolah yang mendaftar seleksi tersebut.

  • Pendaftaran seleksi

Setelah membuat akun di portal LTMPT kemudian siswa yang sudah dinyatakan memiliki kriteria nilai rapor yang eligible bisa mendaftar di laman Pendaftaran SNMPTN yang ada di dashboard akun LTMPT.

Di tahapan ini akan ada pengisian beberapa data pribadi sehingga calon pendaftar harus mempersiapkan berkas data pribadi dan berkas kelengkapan pendaftaran yang dibutuhkannya. Pantau proses pendaftaran yang dilakukan secara online agar supaya Anda tak ketinggalan info penting di dalamnya.

Comments closed